1. Perayaan maulid Nabi صلی
الله عليه وسلم.
Berkata Mahmud ‘Abdul Haliim
dalam kitabnya “Al Ikhwanul Muslimun Ahdaatsun Shana’atit Taarikh” (1/109):
“Kami dulu pergi bersama setiap malam ke masjid Sayyidah Zainab, lalu kami
melaksanakan shalai ‘Isya’, kemudian kami keluar dari masjid dan berbaris dalam
beberapa shaff (di luar masjid), di depan kami berdiri ustadz mursyid (Hasan Al
Banna) melantunkan salah satu dari nasyid-nasyid maulid Nabi صلی الله عليه
وسلم, dan kami mengikuti lantunannya secara bersama-sama dengan suara yang
keras (sehingga) mengundang perhatian (orang).”
Lihat juga keterangan ‘Abbas As Siisy dalam kitabnya “Fii Qaafilatil Ikhwaanil Muslimin” (1/48) dan (2/46). Juga dalam “Majallatud Da’wah” (hal. 16, edisi ke-21, bulan Rabi’ul Awwal Tahun 1398 H) pimpinan ‘Umar At Tilmisaany ketika menjadi mursyid IM.
Lihat juga keterangan ‘Abbas As Siisy dalam kitabnya “Fii Qaafilatil Ikhwaanil Muslimin” (1/48) dan (2/46). Juga dalam “Majallatud Da’wah” (hal. 16, edisi ke-21, bulan Rabi’ul Awwal Tahun 1398 H) pimpinan ‘Umar At Tilmisaany ketika menjadi mursyid IM.
Lihat ucapan At Tilmisaany
dalam “Majallatud Da’wah” (hal. 4-5, edisi ke-13, bulan Rajab tahun 1397 H).
Dan ucapan As Siisy dalam kitabnya “Fii Qaafilatil Ikhwaanil Muslimin”
(1/141-142).
3. Perayaan memperingati
peristiwa perang Badar .
Berkata Mahmud ‘Abdul haliim
dalam kitabnya “Al Ikhwanul Muslimun Ahdaatsun Shana’atit Taarikh” (3/127):
“IM mengadakan pesta perayaan dalam rangka memperingati peristiwa perang Badar di cabang IM wilayah ‘Abbaasiyyah di Kairo, dalam perayaan tersebut disampaikan ceramah mursyid umum IM yang kemudian dimuat dalam surat kabar pada hari berikutnya.”
“IM mengadakan pesta perayaan dalam rangka memperingati peristiwa perang Badar di cabang IM wilayah ‘Abbaasiyyah di Kairo, dalam perayaan tersebut disampaikan ceramah mursyid umum IM yang kemudian dimuat dalam surat kabar pada hari berikutnya.”
4. Perayaan memperingati
peristiwa Hijrah Nabi صلی الله عليه وسلم.
‘Abbas As Siisy dalam
kitabnya “Fii Qaafilatil Ikhwaanil Muslimin” (1/192) menceritakan perayaan IM
dalam rangka memperingati peristiwa Hijrah Nabi صلی الله عليه وسلم, pada sub
judul: Ceramah Ustadz Mursyid Umum (Hasan Al Banna) dalam perayaan
(memperingati) Hijrah Nabi صلی الله عليه وسلم di masjid Sayyidah Zainab.
5. Perayaan dalam rangka
mengenang Nawwaab Shafawy (tokoh Syi’ah).
Yang dilakukan oleh para
mahasiswa IM di Iran, sebagaimana yang diceritakan oleh At Tilmisaany dalam
kitabnya “Dzikrayaat laa Mudzakkiraat” (hal. 131).
6. Perayaan ulang tahun (berdirinya)
kelompok IM.
Berkata ‘Abbas As Siisy dalam kitabnya “Fii Qaafilatil Ikhwaanil Muslimin” (1/260):
“IM merayakan ulang tahun ke-20 berdirinya kelompok tersebut.”
Berkata ‘Abbas As Siisy dalam kitabnya “Fii Qaafilatil Ikhwaanil Muslimin” (1/260):
“IM merayakan ulang tahun ke-20 berdirinya kelompok tersebut.”
7. Menghidupkan peringatan mengenang kematian Hasan Al Banna.
Berkata Mahmud ‘Abdul haliim dalam kitabnya “Al Ikhwanul Muslimun Ahdaatsun Shana’atit Taarikh” (3/179):
“Pada tanggal 12/2/1953 M para anggota Majelis Tsaurah menyatakan keinginan mereka untuk menziarahi tempat pemakaman Hasan Al Banna (dalam rangka) mengenang kematiannya, maka keinginan tersebut disambut baik oleh pihak IM, sehingga di tempat pemakaman mereka disambut oleh sejumlah besar anggota IM, yang dipimpin oleh mursyid umum IM (Hasan Al Hudhaiby).”
Wallahua’lam,,,
No comments:
Post a Comment